Desember 08, 2008

Pikiran yang Membangun

Pikiran merupakan anugerah paling besar yang telah Tuhan berikan kepada manusia. Manusia dapat menjadi seperti yang mereka pikirkan, pikiran jugalah yang mampu membuat manusia menjadi pendamping Tuhan dalam menciptakan sesuatu di dunia ini.

Segala imajinasi, khayalan, impian yang ingin dicapai dan segala sesuatu yang ada dalam pikiran itu merupakan sebuah awal pembentukan wujud utuh seorang manusia. Seseorang yang dalam pikirannya hanya ingin menjadi orang biasa, maka jadilah mereka orang biasa. Sangat berbeda halnya dengan orang yang memiliki keinginan untuk menjadi orang besar dan berhasil, mereka lebih termotivasi dalam hidup untuk dapat mencapai impiannya dan tidaklah heran merekapun siap bekerja keras sampai berhasil menggapainya.

Ada tiga hal yang benar-benar perlu untuk ditanamkan dalam pikiran kita untuk dapat menggapai suatu impian:
1. Memiliki misi dan visi yang jelas untuk dan dalam hidup
2. Memiliki sebuah impian yang besar
3. Memiliki keinginan untuk terus berkembang dan menjadi lebih baik

Misi merupakan sebuah keinginan seorang manusia untuk dapat menggapai suatu tujuan dalam hidupnya, sedangkan visi merupakan pandangan hidup seseorang. Misi sama seperti impian yang ingin dicapai namun cenderung lebih besar dan universal.

Misi, visi dan impian merupakan sumber motivasi seseorang dalam menjalani hidup ini. Semakin besar sebuah misi dan impian seseorang, maka semakin besar pula motivasi yang ada di dalam dirinya. Motivasi memberikan sebuah energi dan kekuatan dalam tubuh sehingga tidak heran mereka yang termotivasi terkesan memiliki energi dan kekuatan yang lebih banyak dari orang-orang biasanya. Coba bayangkan ada orang yang bisa hidup dengan tidur rata-rata selama tiga jam saja dalam hidupnya. Hanyalah sebuah motivasi yang besar dalam diri manusia yang membuat badan dan pikiran tetap dalam keadaan prima. Mereka tidak merasa lelah sedikitpun walau bekerja dalam waktu yang lama. Tahap demi tahap, mereka bekerja sampai impian mereka sampai tercapai.

Keinginan untuk terus berkembang dan menjadi lebih baik juga memberikan pengaruh dalam memberikan motivasi dalam mencapai impian. Saat menghadapi kegagalan, mereka malah ter-motivasi untuk memperbaiki diri, berkembang dan tidak menyerah pada keadaan. Mereka percaya, adanya harapan untuk dapat menjadi lebih baik. Kepercayaan ini selalu memberikan energi yang sangat besar dalam hidup untuk mencoba dan mencoba lagi sampai berhasil.

Orang-orang yang tidak memiliki misi, visi, dan impian dalam hidup sering bersembunyi di belakang kata ”nasib”. Kalimat yang sering mereka ucapkan merupakan kalimat yang paling merusak manusia: ”Kemana nasib mengantar saya, ke situlah saya akan melangkah”. Mereka benar-benar berpikir mereka pasti akan menjadi seseorang seperti yang telah ditentukan oleh nasib. Padahal fakta yang sebenarnya adalah seseorang akan menjadi seperti apa yang mereka lakukan, apa yang mereka kerjakan dan apa yang mereka pikirkan dalam kepala mereka..

Hal lain yang perlu dihindarkan dalam pikiran adalah sikap kita yang terlalu takut untuk bermimpi dan menghayal menjadi besar. Rata-rata orang berpikir mereka bukanlah orang yang terpilih untuk menjadi besar, hanya orang-orang pilihan saja yang dapat menjadi besar, dan yang jelas itu bukan diri mereka. Akibatnya, justru mereka dihancurkan oleh pikiran mereka sendiri. Malah mungkin bisa terjadi hal yang terparah yaitu mereka hanya menjalani hari demi hari dari hidup mereka saja, mereka tidak pernah mengejar dan berusaha untuk menggapai impian mereka.

Yang seharusnya terjadi pada pikiran orang yang ingin mencapai impian adalah mereka harus berpikir bahwa mereka adalah orang yang spesial dan terpilih untuk menjadi orang besar dalam hidup ini. Hal ini akan dapat memberikan motivasi yang besar dalam hidup ini Mereka tidak melihat apa yang mereka miliki saat ini, tapi mereka melihat apa yang nantinya akan mereka capai. Mereka percaya bahwa mereka pasti berhasil menggapainya.

Anggaplah memang kita tidak ditakdirkan untuk menjadi seseorang yang besar, seperti seekor ayam tidak akan pernah bisa menjadi seperti seekor rajawali. Tapi dengan memiliki motivasi dalam hidup, hidup akan terasa lebih mengasyikan, lebih indah, luar biasa, dan akan terasa penuh dengan kebahagiaan serta kedamaian. Hidup menjadi lebih berarti. Mana yang Anda pilih?


Read More......

Desember 05, 2008

Raihlah Impian Anda

Hampir pada setiap orang tua pasti pernah menanyakan apa cita-cita atau impian anaknya bila nanti sudah besar. Saat anak tersebut menjawab ingin menjadi orang sukses, seperti dokter, astronot, orang kaya, dan lain-lain, orang tua mereka mengelus-ngelus dada, merasa tenang dan senang anaknya memiliki impian yang besar.

Hampir semua orang tua pun bertekad untuk membimbing, menjaga, membekali anak-anak mereka agar menjadi orang sukses, tapi berapa banyak dari mereka yang benar-benar membimbing, membekali anak-anak mereka agar impian anak mereka dapat tercapai. Kemungkinan besar yang dipikirkan adalah hanya membekali anak-anak mereka dengan hal-hal duniawi seperti sejumlah uang, mobil, dan segala sesuatu yang bisa dijadikan modal untuk mereka.

Penanaman dan pengembangan nilai-nilai baik yang diperlukan untuk mencapai sukses jauh lebih penting dari kekayaan duniawi. Memang benar memerlukan uang, modal dan segala materi duniawi untuk mencapai impian. Namun terbukti sudah banyak orang yang mulai dari nol besar hingga menjadi orang besar. Salah satunya sebut saja Bill Gates. Nilai-nilai baik dalam diri merekalah yang mampu memberikan kekuatan, ketekunan dalam mengejar impian mereka. Hanya memiliki kekayaan duniawi tanpa memiliki kekayaan nilai-nilai baik dalam diri pada akhirnya akan berakhir juga dengan kegagalan.

Ada tiga macam hal yang sangat utama yang perlu ditanamkan untuk mencapai impian. Pertama, pikiran yang membangun. Kedua, persiapan dan kebiasaan yang membangun. Dan ketiga, tindakan yang membangun. Tiga hal ini pada intinya hanya memiliki satu tujuan yaitu mempersiapkan dan mengembangkan diri Anda untuk mencapai impian.

Read More......